24 August 2026

Kemarau, Desa Mendis Diselimuti Debu Tebal

Muba,beritamedianusantara.com- Panas Kemarau 2026 ini benar-benar ekstrim, aktivitas armada angkutan kuari dari PT HKI yang setiap hari ada ratusan unit melintas dijalan Pertamina dalam Desa kami hingga 2 bulan ini menyebarkan debu tebal telah mengganggu pernafasan juga jarak pandang. Keresahan warga di Desa Mendis akibat dampak asap tebal telah menyelimuti Desa Mendis.

Semenjak ada aktivitas armada proyek Jalan Tol dua bulan lalu, walau melintasi jalan milik Pertamina sepanjang sekitar 3 km, sedang sepanjang 2 km di jalan itu padat dengan permukiman warga dan jalan itu berada dalam Desa kami, ujar warga Dusun 2 Desa Mendis kepada wartawan melalui saluran telepon (24/08/2026).

Bahkan sering kami ributkan masalah debu itu yang akhirnya pihak PT HKI berjanji lakukan tiap hari 2 kali disiram. Tetapi buktinya dalam sehari pun tidak disiram, maka warga di Dusun 2 dan 4 Desa Mendis yang terima dampaknya.

Sangking tebalnya debu, selain membuat mata pedih, pernafasan warga tentunya terganggu ditambah saat ini ketebalan asap kiriman juga bikin sesak bernafas, kata warga sembari berharap supaya perusahaan yang beraktivitas angkutan kuari sementara dinonaktifkan, kecuali dilakukan penyiraman rutin minimal dalam sehari bisa 2-3 kali.

Kepala Desa (Kades) Mendis, Sugiarto via WhatsApp dikatakan sejak ada aktivitas armada angkutan kuari didesanya, dari pihak perusahaan hingga saat ini tidak pernah berkordinasi, Kulo nuwun saja tidak.

Sebagai orang nomor 1 di Desa Mendis, mengaku hingga saat ini pihak PT HKI tak pernah lakukan komunikasi dengan Pemerintah Desa. Sedang ada masalah dengan warga kami, Pemerintah Desa yang dibuat pusing.

“Pemerintah Desa Mendis bukan tidak peduli dengan keresahan warga, namun permasalahannya dari pihak perusahaan yang selama beraktivitas didesanya ini belum sama sekali lakukan komunikasi dengan Pemerintah Desa”, ungkapnya.

Sebagai warga terdampak debu ketika Armada angkutan kuari supaya lakukan kordinasi agar dapat diminimalisir dan kepada warga yang terdampak, pihak PT HKI ikut bertanggungjawab, tutup Kades.

Via WhatsApp Kadus 2 Desa Mendis Parjo kepada wartawan mengungkapkan permasalahan debu dampak aktivitas armada angkutan kuari selama 2 bulan ini menimbulkan debu. Memang jalan itu milik Pertamina, tetapi berada dalam Desa Mendis.

Jalan sepanjang 3 km yang dilintasi oleh armada angkutan kuari dari PT HKI itu ada 2 km sudah padat penduduk, wajar warga kami yang paling dampaknya.

Yang dikecewakan olehnya bahwa pihak PT HKI yang berjanji menyiram 2 kali tiap hari, tapi tidak terbukti, bahkan sering sehari tanpa disiram. Ketika kami tanyakan, alasannya kendaraanya rusak, begitu jawaban dari pihak perusahaan.

“Kasihan kepada para pelajar, berangkat cantik-cantik dan ganteng-ganteng, tapi pulangnya berubahnya, akibat dari tebal debu”, tukasnya.

Sementara, pihak PT HKI saat diminta konfirmasi melalui Pipin Silalahi Humas PT HKI hingga beritanya ditayangkan di media ini belum memberikan jawaban.(BMN/waluyo)