18 May 2026

Awas, Kondisi Jalintim Palembang-Jambi Mengancam Jiwa

Palembang,beritamedianusantara.com- Awas harus berwaspada, jika melintas di ruas Jalintim Palembang-Jambi, karena saat ini dari Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin sampai di wilayah Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (MuBa) kondisinya bisa mengancam jiwa.

Terpantau Tim media ini kerusakan ruas Jalintim Palembang-Jambi semakin hari kian parah bahkan setiap selalu viral di berbagai Media Sosial (medsos) terjadi lakalantas dan selalu memakan korban jiwa.

Dari berbagai sumber yang dihimpun yang sering menjadi korban lakalantas di ruas Jalintim Palembang-Jambi para pengendara motor (R2), sebab kurang berhati-hati dan mirisnya banyak yang tabrak lari.

Sumber lain mengenai ruas Jalintim itu mengancam, tipisnya kesadaran para pengemudi mentaati etika berkendara baik sopir R4 bahkan lebih dari R6 lebih yang kurang mentaati etika berkendara, saling serobot jalur lawan, kecelakaan pun terjadi dan tak dapat dihindari.

Penyebab lain kerusakan ruas Jalintim Palembang-Jambi itu banyak sumber mengatakan “semenjak adanya proyek strategi Nasional (PSN)” ada di wilayah Kabupaten Banyuasin dan MuBa dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Semenjak ada PSN di dua kabupaten itu ruas Jalintim Palembang-Jambi terdapat seperti saluran irigasi ditengah jalan dan jadi bergelombang dengan kedalaman mencapai 5-10 centimeter lebih”, kata Dian (36) kepada wartawan (17/5/3026).

Yang Dia herankan, terkesan hilangnya rasa keprihatinan bahkan matinya rasa mengayomi masyarakat dari Pemerintah dan wakil rakyat baik yang di kabupaten MuBa dan Banyuasin termasuk yang ada di Provinsi Sumatera SelatLanjutnya, terlihat ada perbaikan dari kerusakan ruas Jalintim Palembang-Jambi di pemerintah provinsi, tapi hanya di sekrap ternyata justru sering terjadi lakalantas terutama pengendara motor (R2).

Masih menurutnya, pernah melihat dan nonton vidio di medsos ada kepolisian melakukan perbaikan kerusakan jalan di ruas Jalintim Palembang-Jambi dengan tambal sulam, namun hanya sementara waktu kembali rusak.

Untuk Dia berharap pemerintah pusat agar lakukan perbaikan berkelanjutan, jangan menunggu banyak korban jiwa terlebih dahulu, bila perlu dari dana sita milik koruptor yang nilainya trilyunan itu dialokasikan untuk perbaikan jalan Nasional, pungkasnya.

Perbincangan ringan dengan anggota Polisi lalulintas Polres Muba bahwa ruas Jalintim Palembang-Jambi tersebut kian mengancam itu dikatakan, bahwa selain dampak terlambat dilakukan perbaikan juga dampak dari meningkatnya volume kendaraan mengangkut beban berat yang melebihi 30-50 ton setiap hari.

Pihaknya sudah berulang kali lakukan komunikasi dengan pihak nina marga di balai besar Sumsel, namun realisasinya masih nihil dan wajar jika terjadi laka dan banyak kendaraan yang rusak saat melintas.

“Dihimbau kepada masyarakat pengguna ruas Jalintim Palembang-Jambi untuk saat ini sementara waktu kudu berhati-hati guna menekan jatuhnya korban jiwa dan patuhi aturan berlalulintas”, tutup beliau.

Beritanya telah ditayangkan di media ini belum keterangan resmi baik dari pihak pemerintah dan wakil rakyat baik dari Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muba termasuk dari Provinsi Sumsel juga dari pihak Bina Marga Balai Besar di wilayah Sumsel.(BMN/waluyo).