Banyuasin,beritamedianusantara.com- Bupati Banyuasin keluarkan edaran dengan nomor surat : 400.7/6/DINKES/2025, tetang Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan tujuan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) guna mengidentifikasi faktor resiko timbulnya penyakit dan mendeteksi penyakit lebih awal untuk di lakukan pencegahan keparahan penyakit.
Hal tersebut dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan menetapkan 8 Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), diantaranya Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 400.5.2/290/SJ tentang Dukungan Pelaksanaan Pemeriksaan Gratis dan Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 400.7/984/Kes/IV/ 2025 tentang dukungan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
Guna menindak lanjuti surat edaran Bupati Banyuasin tersebut, Kepala Puskesmas Beta (Betung Kota) Asep Darda P, SST.,MKes. telah melakukan berbagai upaya, diantaranya cek kesehatan gratis anak sekolah, pelaksanaan kegiatan dokter masuk desa di setiap desa/kelurahan sekali dalam setiap bulannya yang ada diwilayah kerja Puskesmas Betung Kota.
“Selain kita mengecek kesehatan gratis di Puskesmas, Pustu dan Poskesdes, terus melaksanakan programnya pak Bupati, setiap sebulan sekali kedesa-desa untuk kegiatan Dokter Masuk Desa (DMD), kita juga kunjungan kesekolah-sekolah, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA),” jelasnya.

Lanjutnya, adapun tujuan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) ini untuk mengidentifikasi faktor resiko timbulnya penyakit dan mendeteksi penyakit lebih awal untuk di lakukan pencegahan keparahan penyakit.
Penyelenggaraan Pemeriksaan Kesehatan Gratis ( PKG) di peruntukan bagi seluruh masyarakat Indonesia, pelayanan bisa di peroleh di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang berada di Kabupaten Banyuasin dengan membawa kartu identitas diri (KTP / KK).
“Untuk mengoptimalkan capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG), maka di perlukan dukungan penuh dari semua pihak. Target sasaran CKG sesuai siklus hidup dibagi dalam beberapa kelompok umur sesuai dengan yang tercantum dalam RPJMN no.12 tahun 2025,” tutup Dia.(BMN/lipsus)
Korlip : waluyo

More Stories
DKP PWI Sumsel Panggil Ketua PWI Banyuasin Terkait “Penumpang Gelap”
Jalan Eks-trans D1 Mengancam Kehidupan Warga Terisolir
Banjir Sumsel Dikhawatirkan Ancam Krisis Pangan Beras