15 Januari 2026

Di Desa Sukamulya Viral di Medsos Aksi Pelaku Penjarahan

Banyuasin,beritamedianusantara.com- Mendadak viral di Medsos aksi penjarahan yang terjadi diruas jalan lintas betung-sekayu di Desa Sukamulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang telah beredar vidio terlihat jelas para menjarah barang muatan truk saat terjadi kecelakaan pada hari Sabtu, (17/05/2025) sekira pukul 10.00 wib.

Dalam penayangan di vidio yang berdurasi 00.48 detik itu ketika truk yang bermuatan Mie sedang mengalami kecelakaan tunggal terlihat dilokasi kecelakaan bahwa aktivitas penjarahan para pelaku belum jelas statusnya apakah dari kelompok preman, apakah itu dari kelompok oknum masyarakat.

Para pelaku penjarah terlihat tak hanya para laki-laki, melainkan kaum perempuan pun banyak dan mereka pada memanfaatkan “ajimumpung” dan para pelaku terlihat bersemangat menjarah isi muatan truk yang sedang dapat musibah.

Adapun modus operandi pelaku penjarahan tersebut sebagian pelaku berada dalam bak truk yang menurunkan barang dan di bawah langsung membawa kabur barang jarahan keberbagai arah.

Insiden itu ditayangkan beritanya di media ini tidak ada keterangan resmi baik dari pemilik barang dan kendaraan maupun dari pengemudinya dan sesekali ada suara orang tak lama terdengar ledakan senjata dilokasi kejadian.

Via WhatsApp, Eko. S Kepala Desa Sukamulya ketika dikonfirmasi benar ada kejadian itu itu.

“langsung kekantor polisi ,ini kn hari libur.mas dedi tadi yg urusi,mas dedi saudara kitalh. lagian warga Kita serelh saya sidak ngk ada,arahnya dari teluk Kiluan ke ng kijing”, jawabnya.

Sementara Kapolres Banyuasin melalui Kapolsek Betung AKP Riady Sasongko SH dikonfirmasi via telepon membenarkan insiden itu, namun dari kemarin hingga hari ini belum ada laporan dari sopir truk naas sebagai korban dan kendaraan sudah ditangani pihak Satlantas, katanya.

Kanitres Polsek Betung Iptu Anton menjelaskan “kronologisnyo dak tau tapi kejadian hari sabtu tgl 17 mei 2025 sekira jam 10.00 wib, sebab Anggota datang warga dak ado lagi di Tkp. Mungkin lantas yg tau karno itu laka tunggal dulu”, jawabnya.(BMN/waluyo)