Muba,beritamedianusantara.com- Sejumlah pengendara jalan negara khususnya pengendara roda 2 dan roda 4 melintas diruas jalan lintas Timur Sumatera Selatan tepatnya di Desa Seratus Lapan Kecamatan Babat Supat Kab. Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan Sumsel, keluhkan dampak dari aktivitas mobilisasi proyek PT HKI.
Pantauan sejumlah awak media di lokasi, terlihat aktifitas mobilisasi kendaraan PT HKI yang melintas, kendaraan tersebut membawa lumpur tanah dari roda mobil yang jatuh ke jalan lintas tersebut, Selasa (22/4/2025).
Fitri (35) salah satu pengendara roda dua yang melintas dijalan itu, saat dibincangi wartawan media ini mengaku sangat terganggu atas dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan yang membahayakan pengendara yang melintas.
“Tanah yang terlepas dari rodanya kendaraan proyek tersebut jatuh ke aspal, kemudian harus disiram dengan kendaraan tangki. Hal itu akibatnya, tanah tersebut menjadi licin dan tentunya dikawatirkan membahayakan aktivitas kami pak,” jelasnya.
Silahudin Kepala Desa Seratus Lapan Kecamatan Babat Supat mengatakan, pada beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah memberitaukan permasalahan tersebut kepada pihak HKI via telpon selular.
“Saya sudah menghubungi dan memberitahukan pihak PT HKI atas nama Lilik Zainuddin, agar jalan yang kotor akibat aktivitas sisa pembongkaran material jalan tol dibersihkan dan disiram setiap waktu, supaya tidak berdebu bahkan menimbulkan lakalantas, dan beliau menjawab siap pak Kades,” jelasnya menambahkan.
“Kalau pihak perusahaan masih saja melakukan pembiaran, akan saya tutup atau portal akses bongkar nya pak,” pungkasnya.

Sementara, Kapos Lalulantas Desa Sukamaju Aiptu Samosir SH saat dikonfirmasi, setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya akan memberi himbauan pada pihak perusahaan.
“Kita meminta agar pada saat usai beraktifitas, sisa tanah tersebut harus disiram dan dibersihkan, karena dikawatirkan selain berdebu dan tanah yang berlumpur akan menjadikan licin dan berbahaya bagi pengendara khususnya roda dua,” pungkasnya.
Terkait permasalahan tersebut, selaku mandor PT HKI, Lilik Zaenuddin saat dikonfirmasi mengatakan, akan meneruskan permasalahan terkait keluhan tersebut kepada humas perusahaan.
“Siap pak, saya teruskan ke humas dan lebih intensif pembersihanya. Mohon maaf, atas ketidaknyamananya”, jelasnya Via WhatsApp. (BMN/waluyo)

More Stories
DKP PWI Sumsel Panggil Ketua PWI Banyuasin Terkait “Penumpang Gelap”
Jalan Eks-trans D1 Mengancam Kehidupan Warga Terisolir
Banjir Sumsel Dikhawatirkan Ancam Krisis Pangan Beras